07 Februari 2009

LENCANA



Memetik nafas hijaumu
Dia antara puing-puing wangi bulan sabit
Seperti menyemat lencana matari emas
Di dada tanpa rongga

Berpijarlah!
Nafasmu pijar

Purwokerto, Februari 2008

0 komentar:

Posting Komentar